Memahami Posisi dan Gerakan Dasar Saat menghadapi tekanan lawan, pemain harus memahami posisi dasar di lapangan. Menjaga posisi tubuh tetap seimbang dan siap bergerak ke segala arah akan memudahkan respons terhadap serangan lawan. Posisi kaki yang tepat dan fleksibilitas gerakan menjadi kunci untuk menahan tekanan lawan tanpa kehilangan kontrol permainan.
Mengontrol Ritme Permainan Mengatur tempo permainan sangat penting dalam bertahan. Pemain dapat memperlambat atau mempercepat ritme sesuai situasi untuk memecah strategi lawan. Menggunakan pukulan net yang lembut, dropshot, atau clear panjang bisa membuat lawan kehilangan fokus dan memaksa mereka melakukan kesalahan.
Variasi Pukulan dan Teknik Bertahan Variasi pukulan merupakan senjata utama saat bertahan. Pukulan defensive seperti drive rendah, net shot, dan lob jauh membantu mengurangi tekanan. Selain itu, mengombinasikan teknik bertahan dengan footwork cepat memungkinkan pemain tetap berada di posisi optimal untuk merespons serangan lawan.
Konsentrasi dan Kesabaran Mental Bertahan bukan hanya soal fisik, tetapi juga mental. Tetap fokus dan sabar saat lawan agresif akan meningkatkan peluang mencuri poin. Pemain harus menahan emosi, mengamati pola serangan lawan, dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang balik.
Latihan Rutin untuk Kesiapan Bertahan Untuk menguasai strategi bertahan, latihan rutin sangat diperlukan. Latihan footwork, reflex, dan penguatan otot inti membantu pemain bergerak cepat dan stabil. Selain itu, simulasi tekanan lawan dalam sesi latihan akan mempersiapkan mental dan fisik pemain untuk menghadapi situasi pertandingan nyata.
Dengan menguasai posisi, ritme permainan, variasi pukulan, mental, dan latihan teratur, pemain dapat meningkatkan kemampuan bertahan secara efektif saat tertekan lawan, sekaligus membuka peluang untuk menyerang balik dengan lebih strategis.












